“...Bagaimana
aku harus mengatakannya,
Perasaan yang ada
di hatiku
Tuhan tolong aku
harus mengatakannya
Kukasihi kau
dengan kasih Tuhan
Kamu memang
cantik (Terima kasih terima kasih)
Kamu memang ganteng
(Dari dulu dari dulu)
Karna Tuhan di
hati kita.
Kukasihi kau
dengan kasih Tuhan, Kukasihi kau dengan kasih Tuhan
Kulihat di
wajahmu kemuliaan raja, Kukasihi kau dengan kasih Tuhan”
Alunan suara nyanyian diatas terdengar penuh keceriaan diselingi gelak tawa dan gerakan tubuh yang terkadang membuat tersenyum melihatnya. SOS Children’s Village Semarang, di tempat inilah Komunitas MK Banyumanik setiap Hari Kamis pukul 17.00 -18.00WIB mendampingi adik-adik yang tinggal di panti asuhan tersebut untuk belajar dan praktek doa hening bersama. Mendampingi latihan doa hening bersama mereka memerlukan perjuangan dan kesabaran yang ekstra mengingat mereka bukan anak-anak lagi namun juga belum dewasa. Di usia transisi yang tengah mencari jati diri, dimana kebutuhan untuk diperhatikan, didengar, dan diapresiasi, para remaja itu masih sangat besar. Para pembimbing memang belum begitu paham dan belum ada metode yang baku dalam mendampinginya. Pendampingan mengalir saja dengan menerapkan prinsip “masuk melalui pintu mereka dan keluar melalui pintu kita”. Dengan permainan yang menghibur, ice breaking yang membantu suasana lebih cair, bernyanyi dan menari bersama, mendalami Kitab Suci dengan kuiz atau sekedar tebakan yang ringan, membuat mereka mengalami suka cita. Melakukan kegiatan dengan penuh kesadaran sama dengan meditasi yang berpusat pada satu obyek. Melakukan aktifitas yang disukai juga bisa dilakukan dalam kondisi meditatif, contohnya menggambar, menulis, dan menebak gambar.
Ketika sudah
makin tenang dan fokus, mereka mulai diajak sharing bersama. Dalam sharing pendamping
juga belajar peka mengingat mereka sangat sensitif karena latar belakang dan pengalaman
“luka batin” masing-masing. Perlahan mereka
diberi pemahaman untuk bisa menerima situasi diri, mengampuni, berdamai dengan
diri, sehingga hidupnya lebih tenang, tidak ada kemarahan, dan dendam. Dengan
semua proses ini diharapkan mereka bisa mengalami perubahan menjadi pribadi
yang bersyukur atas rahmat kehidupan yang dianugerahkan Allah. Semua ini merupakan
sharing dan materi pengajaran yang disampaikan
pembimbing dalam setiap pertemuan sebelum diakhiri dengan praktek meditasi
bersama.Komunitas MK Remaja - Banyumanik
| Meditasi bersama di akhir pertemuan |