Sejarah MK Banyumanik

Pastor John Main OSB (1926-1982) adalah tokoh penting dalam sejarah Meditasi Kristiani. Beliau adalah anggota Biara Santo Benediktus (Benediktin) yang memperkenalkan kembali tradisi doa ini dari para bapa/ibu padang gurun di abad IV. Dia memulai Pusat Meditasi Kristiani yang pertama di London pada th. 1975. Lalu pada seminar John Main 1991 dibentuklah WCCM (World Community Christian Meditation) oleh Pastor Laurence Freeman, OSB, yang merupakan murid dan rekan sekomunitas Pastor John Main. Dan Pastor Freeman ini menjabat sebagai direktur WCCM hingga sekarang. 

Kunjungan Fr. Laurence Freeman OSB di Semarang th. 2018

Pada Th. 2003 Pater Laurence Freeman, OSB dengan sponsor MK Singapura, datang ke beberapa kota di Indonesia untuk menperkenalkan Meditasi Kristiani di beberapa tempat di Indonesia. Kemudian pada Tahun 2008 datang kembali dan bahkan sempat singgah di Gereja Katedral Semarang untuk mengisi acara perkenalan MK. Tidak kurang dari 800 orang hadir dalam acara itu. Pada tahun inilah mulai muncul kelompok Meditasi Kristiani di beberapa paroki di Keuskupan Agung semarang, termasuk di Paroki Banyumanik. 
Seminar Pengenalan MK di Banyumanik
Perkembangan Komunitas MK di Banyumanik sendiri mengalami pasang surut. Hingga pada Bulan November 2015 diadakan pengenalan MK di Gedung Pertemuan Paroki Banyumanik dengan nara sumber Rm. Tan Thian Sing, MSF dan Br. Bayu, CSA. Sehingga Komunitas MK Banyumanik kembali hidup dan berkembang hingga saat ini.

Sekarang ini MK sudah berkembang di banyak kota. Kurang lebih ada 120 komunitas MK di Indonesia, ditambah dengan munculnya komunitas-komunitas online di masa pandemi covid 19 Tahun 2021. Kelompok ini seringkali tidak dibatasi oleh teritorial paroki dan keuskupan.
Untuk melihat komunitas-komunitas Meditasi Kristiani dan aneka program yang diselenggarakan, bisa dilihat DI SINI.