Meditasi Kristiani anak pada dasarnya sama dengan Meditasi Kristiani pada umumnya. Yang membedakan hanyalah cara penyampaiannya. Mengajarkan Meditasi kepada anak tentu harus menggunakan bahasa yang lebih sederhana, mudah dipahami, dan yang paling penting adalah prakteknya. Prinsip yang digunakan pendamping adalah "Masuk melalui pintu mereka, keluar melalui pintu kita".
Sangatlah penting untuk
mengajarkan kepada anak-anak bahwa ketika mereka berkumpul untuk
bermeditasi, mereka menjadi satu keluarga dalam menciptakan sebuah tempat
suci. Yesus bersabda, “Sebab di mana dua atau tiga orang
berkumpul dalam NamaKu, di situ Aku ada di tengah-tengah
mereka.”(Mat18:20).
Waktu Meditasi untuk anak disesuaikan dengan usia mereka. Usia 5 tahun berlatih meditasi 5 menit, usia 8 tahun 8 menit, dst. Kita akan menemukan bahwa mereka mudah sekali bermeditasi karena anak-anak masih dekat dengan 'Sang Sumber'. Lalu ketika beranjak dewasa kebanyakan orang mulai 'melupakan' kedekatan ini.
Mengenalkan doa hening
sejak usia dini banyak sekali manfaaatnya, salah satunya adalah penanaman iman
anak dan pembentukan karakter. Komunitas Meditasi Kristiani
Banyumanik mengadakan latihan meditasi untuk anak di Paroki
Banyumanik sejak tahun 2017 yang diikuti oleh murid-muris SD St. Antonius
02. Mereka berkumpul bersama tiap Hari Sabtu jam 11.00 s/d 12.00.
Fr John Main, OSB berucap
“Meditasi Kristiani adalah suatu perjalanan iman dan semakin awal seseorang
memulainya, semakin mendalam pengaruhnya." Sehingga dengan
adanya latihan meditasi kristiani anak, semoga semakin banyak benih-benih
panggilan yang tekun dan setia mendalami doa kontemplatif.