Meditasi Anak

Meditasi Kristiani anak pada dasarnya sama dengan Meditasi Kristiani pada umumnya. Yang membedakan hanyalah cara penyampaiannya. Mengajarkan Meditasi kepada anak tentu harus menggunakan bahasa yang lebih sederhana, mudah dipahami, dan yang paling penting adalah prakteknya. Prinsip yang digunakan pendamping adalah "Masuk melalui pintu mereka, keluar melalui pintu kita".

Dunia anak adalah dunia bermain, maka anak-anak akan sangat senang ketika mereka dilibatkan untuk mengatur ruangan meditasi, bernyanyi, menari, dan bermain bersama, sharing pengalaman apa saja yang dialami di sekolahnya. Untuk penanaman nilai, pembimbing bisa membawakan aneka cerita bijak yang diambil dari aneka bahan yang memotivasi dan meneguhkan. Semangat berbagi juga perlu ditanamkan dengan tugas-tugas untuk berbuat kebajikan pada keluarga, teman, sesama dan berderma.  Setelah mereka merasa nyaman dengan suasananya, selanjutnya bisa mulai diajak masuk dalam keheningan untuk meditasi bersama. 

Sangatlah penting untuk mengajarkan kepada anak-anak bahwa ketika mereka berkumpul untuk bermeditasi, mereka menjadi satu keluarga dalam menciptakan sebuah tempat suci. Yesus bersabda, “Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam NamaKu, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka.”(Mat18:20). 

Waktu Meditasi untuk anak disesuaikan dengan usia mereka. Usia 5 tahun berlatih meditasi 5 menit, usia 8 tahun 8 menit, dst. Kita akan menemukan bahwa mereka mudah sekali bermeditasi karena anak-anak masih dekat dengan 'Sang Sumber'. Lalu ketika beranjak dewasa kebanyakan orang mulai 'melupakan' kedekatan ini.

Mengenalkan doa hening sejak usia dini banyak sekali manfaaatnya, salah satunya adalah penanaman iman anak dan pembentukan karakter. Komunitas Meditasi Kristiani Banyumanik mengadakan latihan meditasi untuk anak di Paroki Banyumanik sejak tahun 2017 yang diikuti oleh murid-muris SD St. Antonius 02. Mereka berkumpul bersama tiap Hari Sabtu jam 11.00 s/d 12.00.

Fr John Main, OSB berucap “Meditasi Kristiani adalah suatu perjalanan iman dan semakin awal seseorang memulainya, semakin mendalam pengaruhnya." Sehingga dengan adanya latihan meditasi kristiani anak, semoga semakin banyak benih-benih panggilan yang tekun dan setia mendalami doa kontemplatif.